SYARAT STANDAR PENGIRIMAN

Dengan menyerahkan dokumen dan/atau barang untuk dikirim oleh JNE, Pengirim dianggap telah menerima  dan menyetujui seluruh syarat-syarat dan ketentuan yang menjadi Syarat Standar Pengiriman JNE sebagaimana dimaksud di bawah ini (selanjutnya disebut SSP):

 

  1. Ketentuan Tentang Syarat Standar Pengiriman
    1. Seluruh transaksi sehubungan dengan Layanan Pengiriman dilakukan berdasarkan syarat dan ketentuan yang diatur dalam SSP ini dan Standard Operating Procedure yang berlaku.

    2. Layanan Pengiriman berdasarkan jangka waktu pengiriman akan tunduk pada jarak, ketersediaan dan dukungan fasilitas dari tempat asal pengiriman ke tempat tujuan pengiriman.


  1.  Pemeriksaan Kiriman
    1.  Dalam melakukan pengiriman JNE berhak:

      • Melakukan pemeriksaan dan menilai kelayakan kemasan Kiriman.

      • Menolak Kiriman yang dinilai oleh JNE tidak memiliki kelayakan kemasan sesuai dengan kebijakan standar JNE dan peraturan perundangan yang berlaku.

      • Menolak Kiriman yang mana tidak sesuai antara pernyataan isi Kiriman dengan isi fisik Kiriman.

    2. JNE tidak bertanggung jawab terhadap isi Kiriman yang tidak sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh Pengirim, termasuk Kiriman yang dilarang atau melanggar peraturan perundangan, Kiriman yang didapat dan/atau digunakan untuk tujuan yang melanggar hukum.

    3. Pengirim bertanggung jawab atas keamanan pengemasan Kiriman sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.

    4. Pengirim wajib mencantumkan informasi data Pengirim dan Penerima pada kemasan Kiriman dengan lengkap dan benar (nama, alamat, kota, kecamatan, kelurahan, kode pos dan nomor telepon).

    5. Pengirim membebaskan JNE apabila terjadi keterlambatan, kehilangan, kerusakan dan/atau biaya yang timbul akibat kelalaian dan kesalahan Pengirim dalam memenuhi kewajibannya di atas.


  1. Kiriman yang Dilarang
    1. JNE tidak menerima dan berhak menolak untuk melakukan pengiriman atas Kiriman yang dilarang berdasarkan ketentuan JNE dan perundangan yang berlaku di Republik Indonesia, seperti: barang berbahaya yang mudah meledak atau terbakar, narkotika, psikotropika, senjata api, senjata tajam, emas, perangko, barang curian, cek, bilyet giro, uang tunai, money order, traveller’s cheque, benda yang melanggar kesusilaan dan/atau barang lainnya yang menurut perundang-undangan dinyatakan sebagai barang terlarang.

    2. Pengirim membebaskan JNE apabila terjadi kerugian dan/atau biaya yang timbul termasuk tuntutan hukum, yang diakibatkan karena kelalaian dan kesalahan Pengirim yang timbul akibat tidak mematuhi ketentuan pada poin 3.1.


  1. Jaminan Kepemilikan Kiriman
    1. Pengirim menjamin bahwa Pengirim merupakan pemilik yang sah dan/atau berwenang atas Kiriman yang diserahkan kepada JNE.

    2. Pengirim menjamin Kiriman yang diserahkan kepada JNE adalah bukan termasuk Kiriman yang dilarang sebagaimana dimaksud dalam poin 3.1 ini.


  1. Asuransi
    1. Barang atau dokumen yang mempunyai harga/nilai di atas 10 (sepuluh) kali biaya kirim disarankan untuk diasuransikan oleh Pengirim.

    2. Perhitungan besaran nilai premi dan klaim barang adalah 0,2% X Harga Barang + 5.000 (admin)

    3. Asuransi hanya diberikan oleh JNE berdasarkan instruksi dari Pengirim kepada JNE secara tertulis.

  2. Ganti Rugi
    1. JNE bertanggung jawab untuk mengganti kerugian yang dialami oleh Pengirim akibat keterlambatan, kerusakan, kehilangan atau kesalahan dalam pengiriman Kiriman yang timbul akibat kelalaian  JNE.

    2. Jaminan pemberian ganti rugi atas kerusakan, kehilangan atau kesalahan dalam pengiriman Kiriman yang terbukti sebagai akibat kelalaian dan kesalahan JNE, paling tinggi 10 (sepuluh) kali Tarif Pengiriman kecuali yang diasuransikan.

  3. Tata Cara Klaim
    1. Klaim atas Kiriman hanya dapat diajukan oleh Pengirim.

    2. Pengajuan klaim mengikuti seluruh ketentuan yang diatur oleh JNE termasuk tetapi tidak terbatas pada dokumen-dokumen yang disyaratkan dalam pengajuan klaim.

    3. Batas waktu maksimum pengajuan klaim selambat-lambatnya 14 (empat belas) Hari Kalender terhitung sejak Kiriman seharusnya diterima.

    4. Pengajuan klaim tidak akan diproses bila melebihi dari 14 (empat belas) Hari Kalender sejak Kiriman seharusnya diterima.

    5. Informasi pengiriman rusak atau kendala pengiriman dapat diinfokan ke Customer care JNE di 29278888 atau email customercare@jne.co.id cc: sepriana@jne.co.id dengan menginfokan No. AWB + kerusakan paket (jika ada)

  4. Beberapa kondisi khusus yang pelru diketahui:
    1. Barang-barang dalam kategori High Value Shipment (bernilai tinggi) disarankan untuk di asuransikan, dimana kiriman yang diasuransikan apabila ada kerusakan maupun kehilangan, akan di lakukan penggantian  senilai pertanggungan atau senilai harga barang maupun penggantian barang. Jika tidak diasuransikan apabila ada kerusakan ataupun kehilangan maka penggantian maksimal adalah 10 kali biaya kirim.

  • Untuk dokumen / surat  berharga seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), mutasi kendaraan, Kier kendaraan, Kartu Keluarga (KK), Passport, Sertifikasi  tanah / rumah, Akta Kelahiran, dokumen perbankan (LC/Bank Garansi), dokumen asuransi, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), Rapor, Ijazah, Sertifikat (kursus), Surat Keputusan (SKEP), dokumen tender, Akta Jual Beli, dokumen kewarganegaraan, dokumen perusahaan (Akta Pendirian/SIUP/TDP, dll) yang diasuransikan, apabila terdapat kehilangan, maka proses penggantian yang dilakukan adalah dari nilai pekerjaan proses pembuatan dokumen atau surat berharga tersebut.

  1. Kiriman pecah belah atau barang rentan rusak atau pecah tidak dapat di garansi. Untuk meminimalisir (mengurangi) resiko kerusakan dari benturan luar (agar sesuai standar keamanan pengiriman) maka barang harus di packing kayu

  2. Kiriman yang di packing kayu akan menambah berat pengiriman, dimana berat barang setelah  packing kayu tidak bisa diestimasikan (diketahui setelah di packing kayu).

  3. Perhitungan berat adalah berdasarkan berat actual dan volumetric, dimana yang menjadi dasar perhitungan adalah yang terberat dan penimbangan JNE. Rumus dari berat volumetric adalah panjang x lebar x tinggi (cm) x 1kg /6000

  4. Toleransi berat 0,3kg, apabila pengiriman diatas 0,3 maka perhitungan pembulatan keatas.


  1.  Layanan Service JNE
    1. Reguler
      Layanan pengiriman reguler yang dapat dilayani hampir ke seluruh indonesia

    2. YES (Yakin Esok Sampai)
      Layanan pengiriman dengan jaminan kiriman akan tiba keesokan hari nya. Dimana layanan YES dapat melayani 606 (enam ratus enam) destinasi di seluruh Indonesia dengan cut off time Delivery Jam 00:00 keesokan harinya dan Cut Off Time Pick up maksimal jam 16:00 WIB

    3. SS (Superspeed)
      Layanan pengiriman tiba di hari yang sama (Same Day Delivery), dimana layanan SS dapat melayani ke 28 (dua puluh delapan) destinasi di seluruh Indonesia. Dimana permintaan terakhir pengambilan adalah Pukul 10:00 WIB, dan akan sampai dihari yang sama dengan cut off time delivery 23.59.

    4. JTR (JNE Trucking)
      Layanan pengiriman tidak peka waktu dengan jalur darat dan laut min 10kg.

  2. Surcharge/ Overweight

Apabila barang yang akan dikirimkan termasuk kriteria di tabel dibawah ini, mohon mengirimkan barang melalui gerai JNE terdekat (tanpa memesan melalui Selly).

Kiriman Via Udara

Jenis Kiriman

Surcharge

(Perhitungan Tarif)

Dangerous Goods

200%

300% dari Ongkos Kirim

Overweight Shipment

50%

150% dari Ongkos kirim

- Berat 70 kg - 149kg  

Heavy Cargo

100%

200% dari Ongkos Kirim

- Berat  > 150kg              


Kiriman Via darat/ JTR

Berat Per Qoly (kg) 

Tambahan Biaya

                  0 – 249                    

Tidak ada biaya surcharge

250 - 299

Rp. 150,000

300 - 399

Rp. 200,000

400 - 499

Rp. 300,000

>500

Rp. 600,000


  1. Proses Pick up
    1. Jam Operational JNE
      Untuk jam operational JNE 24 jam namun untuk jam operational penjemputan dibagi menjadi 2 area yaitu:
      - Kota Besar : Maksimal jam pick up 23:00 WIB
      - Area Kab/Kec    : Maksimal Jam Pick up 16:00 WIB


    2. Cut Off Time Request Pick up
      Untuk request COT jam pick up jam 16:00 WIB , permintaan diatas jam 16:00 akan di pick up H+1 dari request pick up dan permintaan pick up dibawah jam 16:00 akan di pick up dihari yang sama

    3. Flow Proses Pick up
      Setelah permintaan pick up dari team JNE akan validasi kembali via phone untuk meminimalisir terjadinya failed pick up dan selanjutnya setelah paket terpick up maka akan dibawa ke gudang JNE untuk dilakukan verifikasi (online AWB).

    4. Cancel Pick up
      Untuk cancel order dapat dilakukan sebelum paket terpick up atau sebelum jam 16:00 agar dapat terbaca oleh tim pick up.


KIRIMAN JNE TRUCKING (JTR) SPECIAL CARGO
KATEGORI DANGEROUS GOOD

Ketentuan penerimaan kiriman JTR kategori Dangerous Goods sbb:

  1. Kiriman kategori Dangerous Goods yang dikirimkan melalui produk JTR pengirimannya menggunakan moda transportasi darat (truk) termasuk di dalamnya apabila dilakukan proses penyeberangan antar pulau/propinsi.

  2. Kiriman kategori Dangerous Goods yang bisa dikirimkan menggunakan layanan JTR hanya yang terdaftar dalam daftar berikut ini:


KLASIFIKASI DANGEROUS GOODS

STATUS KIRIMAN

KETERANGAN BARANG

Class 1—Explosives 

Division    1.1—Articles    and    substances having a mass explosion hazard

Tidak bisa diterima

 

Division 1.2—Articles and substances having a projection hazard but not a mass explosion hazard

Tidak bisa diterima

 

TNT, Dinamit

Division 1.3—Articles and substances having a fire hazard, a minor blast hazard and/or a minor projection hazard but not a mass explosion hazard

Tidak bisa diterima

 

Division    1.4—Articles    and    substances presenting no significant hazard

Tidak bisa diterima

Peluncur roket, Display fireworks (kembang untuk pertunjukan)

Division 1.5—Very insensitive substances having a mass explosion hazard

Tidak bisa diterima

Amunisi, Consumer fireworks (kembang api kecil)

Division 1.6—Extremely insensitive articles which do not have a mass explosion hazard

Tidak bisa diterima

 

Class 2—Gases

 

Division 2.1—Flammable gas

 

Tidak bisa diterima

Kecuali, Cat semprot kaleng aerosol (merk pyloc), Parfum semprot kaleng aerosol (merk axe), Pembersih karburator dan karat

Division 2.2—Non-flammable, non-toxic gas

Bisa diterima

Fire extinguisher (APAR), Freon,

Nitrogen cair, Helium, Gas isi ulang airsoft gun

Division 2.3—Toxic gas

Tidak bisa diterima

Methyl bromide, Amoniak, Etilen oksida, Klor, Gas air mata, Hydrogen cyanide

 

 

Class 3—Flammable Liquids

 

 

Bisa diterima

BBM, Thinner, Cat berbahan dasar minyak, Acetone, Cat kuku (kutex), Methano (spiritus), Ester, Alkohol Eter, Lem cair, Cairan isi korek api (Zippo)

Class 4—Flammable Solids; Substances Liable to Spontaneous Combustion; Substances Which, in Contact with Water, Emit Flammable Gases

Division 4.1—Flammable solids, self- reactive substances and solid desensitized explosives

Bisa diterima

 

Korek api, Sulphur

Division    4.2—Substances    liable    to spontaneous combustion

Tidak bisa diterima

Phospor

Division 4.3—Substances, which, in contact with water, emit flammable gases (Dangerous when wet)

Tidak bisa diterima

Calsium carbide (karbit), Sodium, Potasium

Class 5—Oxidizing Substances and Organic Peroxides 

Division 5.1—Oxidizer

Tidak bisa diterima

Ammonium Nitrat (pupuk), Kalsium klorat (pemutih)

Division 5.2—Organic peroxides

Tidak bisa diterima

Acetone Peroxide, Katalisator (Methyl Ethyl Ketone Peroxide)

Class 6—Toxic and Infectious Substances

Division 6.1—Toxic substances

Bisa diterima

Kloroform/obat bius, Racun tikus, Insektisida/pestisida, Arsenik

Division 6.2—Infectious substances

Tidak bisa diterima

Sampel darah, Sampel urine/fesses, Limbah B3, Hepatitis, Rabies, HIV

Class 7—Radioactive Material

Tidak bisa diterima

Uranium, Plutonium

 

 

Class 8—Corrosives

 

 

Bisa diterima

Amonia cair, Asam Sulfat, Accu Zuur, Baterai/Aki otomotif, Merkuri/air raksa, Thermometer air raksa, Soda Api, Uninterupttible Power Suppy (UPS)

 

Class 9— Miscellaneous Dangerous Goods

 

Bisa diterima

Kosmetik (parfum), Powerbank, Baterai Hp dan Laptop, Carbon dioxide (dry ice), Baju pelampung, Air bag


  1. Jenis/item kiriman yang belum atau tidak disebutkan dalam daftar tersebut di atas dapat dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada PIC Dangerous Goods yang ditunjuk oleh Kepala Cabang di masing-masing kota.

  2. Untuk kiriman kategori Dangerous Goods wajib menyertakan Material Safety Data Sheet (MSDS). Dokumen MSDS ini digunakan untuk memastikan kategori atas jenis Dangerous Goods tersebut serta penanganan/handling yang sesuai.

  3. PIC Dangerous Goods yang ditunjuk di masing-masing cabang akan memberikan hasil analisa dokumen MSDS dalam waktu 1x24 jam.

  4. Kiriman Dangerous Goods yang menggunakan layanan JTR wajib membuat Surat Pernyataan (format terlampir).

  5. Seluruh kiriman kategori Dangerous Goods wajib dipacking kayu dan untuk jenis cairan dilakukan tambahan penanganan, yaitu wajib dikemas rapat/dibungkus dengan plastik terlebih dahulu untuk mencegah kerusakan pada kiriman lain yang diakibatkan karena kebocoran.

  6. Ketentuan packing kayu kiriman Dangerous Goods JTR

8.1  Perhitungan Berat Kiriman Menggunakan Packing Kayu

Rumus:

(P+13) x (L+5) x (T+5) x 1kg = ….Kg (kode packing PK 1 ketentuan Packing Kayu) 4,000


  • P = Panjang; L = Lebar; Tinggi = Tinggi

  • Penambahan ukuran adalah dalam satuan cm

8.2 Perhitungan biaya packing kayu

Rumus:

  • Panjang x Lebar x Tinggi (cm) = ….m3 x Rp. 400,000,- (kayu crate) 1,000,000

  • Panjang x Lebar x Tinggi (cm) = ….m3 x Rp. 650,000,- (kayu triplek) 1,000,000

8.3 Biaya minimum packing kayu adalah Rp. 20,000,- per shipment/connote/koli

8.4 Mencantumkan keterangan kode packing kayu pada connote di kolom Delivery Instructions


LABEL KLASIFIKASI DANGEROUS GOODS

Class 1: Explosives

Class 2: Gases

Class 3: Flammable Liquids

Class 4: Flammable Solids

Class 5: Oxidizing Agents and Organic Peroxides

Class 6: Toxic and Infectious Substances

   Class 7: Radioactive Substances       Class 8: Corrosive Substances         Class 9: Miscellaneous

Label bahan beracun lainnya (CHIP)